Women and Menopause

| | 0 comments

Just another review "Warm Bodies" novel

| | 1 comments

Warm Bodies membawa pembaca untuk ikut hanyut ditiap kisah cinta, kegigihan, dan keputus asaan. Adalah Perry Kelvin, salah satu aktor dalam novel ini, karekternya menjadi sebuah sorotan tersendiri. Berbeda dengan R yang awalnya tak bisa apa-apa diam dalam kutukan dan dengan terpaksa menurutinya, menjadi “berubah” karena sebuah cinta dari gadis kecil, Julie.
Perry adalah gandengan Julie sejak mereka bertemu di sekolah junior. Bumi mereka menjadi terbengkalai, bobrok dan hancur karena serangan buruk dari populasi makhluk gila, zombie. #Ya, zombie di zaman sekarang ini masih laris menjadi bahan public.
Oke, kembali pada Perry, sosoknya ini sangat membuatku geram pada setiap apa yang dia pikirkan dan lakukan. Kehidupan Perry memang sulit, tapi hal yang paling sulit untuk dipahami adalah keputus asaannya dan menyerah akan dunianya yang hancur. Dia sungguh mudah menyerah, tak sama dengan yang lain, yang berusaha sekuat tenaga meski hal kecil untuk mencoba mengintip masa depan dan mungkin bisa menjalaninya dengan baik dari hari ini. Perry sungguh terbenam dalam kesedihannya, kehilangan yang dialaminya telah merubah setiap pemikirannya yang awalnya mencoba berjuang untuk kehidupan umat manusia dari serangan zombie. Namun, akhirnya Perry benar-benar lelah dengan kehancuran, akhirnya dia menyerah dan jatuh bersama dengan orang-orang cerobah yang menjadi santapan zombie sangar.
Sebelum kematian Perry, dia sering berpikir bahwa apa yang dia dan orang-orang hidup lakukan untuk masa depan hanyalah sia-sia. Oleh karena itu, dalam pertempuran terakhirnya dia lebih merasa sesuatu akan terjadi padanya hingga dia bisa tenang. Benar saja, di tengah pertempuran dia luput untuk bertahan, jatuh hingga akhirnya berakhir. Tapi, dia tidak menyesal dari bayangan yang R katakan. Dia merasa dengan seperti itu dan menjadi bagian dari R semua kehidupan bisa menapaki masa depan. R dan Julie. Perry percaya pada R untuk bisa merubah segalanya.
Tapi tak seharusnya Perry harus menyerah dan tak berkeyakinan, kepercayaannya kepada R menjadi langkah besar. Dia bisa tetap bertahan dan ikut menyaksikan, bertukar pikiran bersama dan bekerja sama melihat dunia baru.
Tapi, aku bukan penulis dalam novel ini, aku hanya menilai betapa sayangnya apabila sebuah keyakinan bisa hancur karena lelah dan merasa tak ada gunanya lagi. Pesanku, jangan menjadi Perry yang itu, jadilah Perry yang bisa percaya diri.

My Biodata

| | 0 comments
sekedar mengisi postingan :D
Hello :) I like to introduce my life, name's Rizki Dwi Febrianti, call me "ikik"
kuliah kebidanan di kampus terhebat, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Prodi Kebidanan Jember, jurusan D-III Kebidanan, NIM : 1302300078, angkatan 2013/2014
sedang berjuang di semester 2 #masih baru :D
Kuliah di sini wajib asrama 2 tahun (4 semester), kemudian semester 5-6 baru bisa kos atau "pp" rumah bagi yang hidup di sekitar kampus :D
Asli Probolinggo yang sudah hidup di sana sejak 18 Februari 1995 dan Alhamdulillah masih di sana sampai sekarang.
may be that's all :)

Pentingnya Imunisasi TT untuk Ibu Hamil

| | 0 comments
Mengapa Ibu hamil dianjurkan untuk imunisasi TT(tetanus toxoid)? Ya! untuk mencegah penyakit tetanus pada bayi yang akan dilahirkan !. Jadi para bumil janganlah malas untuk pergi imunisasi.
Tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani yang masuk melalui luka terbuka dan menghasilkan racun yang kemudian menyerang sistem saraf pusat. Bakteri ini secara umum terdapat ditanah,jadi ia bisa ditemukan pada debu, pupuk, kotoran hewan,dan sampah. Tetanus ini menyerang siapa saja,anak – anak juga orang dewasa. Bahkan bayi baru lahir sekalipun, yang bisa berakibat fatal.! Penyakit yang menterang bayi itu biasa disebut Tetanus neonatorum. Tetanus biasanya menyerang bayi -bayi yang lahir ditempat yang tidak bersih dan tidak menggunakan alat – alat persalianan yang steril. atau juga riwayat dari ibu hamil yang mungkin terluka sebelum melahirkan yang lukanya mengandung bakteri tetanus tersebut.
Salah satu pencegahan terkena penyakit ini,bumil haruslah menjaga kebersihan dan melahirkan ditolong oleh tenaga kesehatan yang profesional. dan yang penting juga Bumil harus imunisasi .Perlu ibu ketahui imunisasi TT adalah proses membangun kekebalan sebagai pencegahan terahadap infeksi tetanus. Dimana imunisasi tersebut bisa diberikan pada bumil pada trimester I a/d trimester III.
Adapun manfaat imunisasi TT ibu hamil adalah bisa melindungi bayinya yang baru lahir dari tetanus neonatorum dan melindungi ibu terhadap kemungkinan tetanus apabila terluka. dan ibu tidak usah terlalu khawatir,imunisasi ini tidak ada efek sampingnya kok. Bila pun ada,itu hanya gejala ringan seperti nyeri ,kemerahan dan pembengkakan kecilpada tempat suntikan dan akan hilang dalam 1-2 hari tanpa tindakan pengobatan. Karena TT adalah antigen yang sangat aman untuk Bumil dan juga janin. So,jangan malas untuk imunisasi TT ya bu!. Hanya 2 kali yaitu TT pertama dapat diberikan sejak diketahui setelah positif hamil dan TT kedua minimal 4 minggu setelah TT pertama. Sedangkan batas terakhir pemberian TT yang kedua adalah minimal 2 minggu sebellum melahirkan. Dan Akan lebih bagus lagi bila iBu imunisasi TT sebelum anda hamil.